Kamis, 16 April 2009

Tri melahirkan..

Sebuah pesan singkat dari nuniek di wall facebook ku hari ini sungguh mengejutkan. Pesan singkat itu berbunyi sebagai berikut : "Alhamdulillah kabar ku baik... Eh mampir yah di RRI kalo lagi jalan di kawasan riburane... info untuk anak2 kosmik 01, tri sekarang di rumah sakit bunda di pengayoman, dia dah melahirkan anak perempuan"

Nuniek merupakan teman angkatanku di kosmik yang telah menjadi reporter di RRI programa 3 makassar. Adapun kabar utama dari pesan tersebut adalah menyangkut Tri yang telah melahirkan bayi perempuan.

Rabu, 08 April 2009

resah yang lahir awal april (menjelang pemilu)

Meskipun bencana alam, kecelakaan pesawat, rusaknya wajah kota oleh ribuan baliho hingga fenomena golput melanda negeri ini bertubi tubi, itu tidak akan mengubah diriku untuk mencintai Indonesia ini. Dan andaikan besok adalah hari raya (lebaran), maka mungkin sekarang sudah berkumandang takbir menyambut perayaan akbar ini.

Semoga kita semua selalu dalam dilindungi-Nya.

Senin, 30 Maret 2009

ada api di tamalanrea

puisi buat citizen reporter
waahaii.... teman temanku wartawan dan wartawati,
barusan ada beberapa mobil pemadam kebakaran dengan kecepatan tinggi
seperti sedang memburu api,
entah dimana lagi si jago merah itu beraksi,
kejarlah kabar itu secepat kau kabarkan mereka kepada kami...!!!
hm...kali ini tempatnya terdeteksi di nusa tamalanrea indah alias NTI
terima kasih buat laporan AYU exist 08 yang manis sekali.....

Sabtu, 21 Maret 2009

Kau curi lagi.... (lagi dan lagi)

Ini bukan tentang lagu band j-rocks itu, atau salah satu tembang dari andra and the backbone.



Rabu, 04 Maret 2009

Mansyur semma, setahun dalam kenangan

Aku takkan menuturkan betapa sedihnya diriku hari ini
Aku takkan bercerita kalau sedih itu mengingat setahun yang lalu kala pak mansyur pergi
Aku juga takkan berusaha menutupi haru akan panjangnya iring-iringan konvoi yang mengantarkan jenazah beliau ke pemakaman pate'ne maros itu, juga setahun yang lalu
Kini aku hanya ingin mengenang beliau
Betapa di tanggal ini setahun yang lalu, tidak ada kekuatan dan kekuasaan yang mampu menahan kepergian beliau karena kehendak-Nya, bahkan isak tangis sekalipun

Aku hanya ingin mengenangnya...





Selasa, 03 Maret 2009

Perempuan pemendam rasa




Tamalanrea school

Kata "sosial" dan "budaya" biasanya diletakkan dalam sebuah frase : sosial budaya. Ini sering kita jumpai pada paragraf dalam tulisan-tulisan di berbagai media. Entah itu opini, straight news, essay, cerpen bahkan puisi.


Kajian mengenai hal ini pun sangat beragam. Dan tentu saja dimuat juga di media-media komunikasi pengantar pesan di seluruh dunia. Media online merupakan media teranyar pengantar pesan yang boleh dibilang tergolong murah dan tidak memerlukan birokrasi yang ribet. Berdasarkan faktor inilah, dini hari tadi sebuah situs yang mengantarkan isu-isu kajian tentang sosial budaya diluncurkan. Saya kebetulan sedang membaca salah satu artikel dari situs tersebut. Saya pikir ini merupakan hal yang sangat positif untuk mengakomodir hal-hal semacam itu.


Diluncurkan dari tamalanrea, sebuah wilayah yang selalu menjadi kenangan dan tempat belajar kita, berdasarkan nama tamalanrea itu sendiri yang berarti "tak jemu-jemu", menjadi penyemangat kita untuk terus maju dan tak bosan untuk terus belajar.

Kita bisa mengaksesnya pada alamat :

http://www.tamalanreaschule.co.cc/


Jumat, 27 Februari 2009

Suatu sore bersama Fadel Muhammad

Pamflet di dinding depan perpustakaan pusat itu yang memberitahuku bahwa sore hari ini akan datang seorang gubernur untuk memberikan kuliah umum. Sebenarnya kedatangan seorang pejabat negara atau orang penting lainnya sudah biasa di kampus ini. Hanya saja kali ini berbeda. Karena yang datang sekarang adalah seorang pemimpin dari daerah asalku, gorontalo.

Ketika baru saja aku tiba di lantai bawah gedung ipteks, aku mendapati 2 kelompok mahasiswa yang sedang duduk membentuk 2 lingkaran berbeda. Masing-masing ditemani oleh seorang dosen. Aku mengenali salah seorang dosen itu sebagai supervisor ku (pak rahmat Muhammad) waktu KKN di tahun 2006 silam. Aku dapat menyimpulkan kiranya pembicaraan dua kelompok lingkaran itu adalah mengenai rencana pemberangkatan KKN nanti. Entah ini KKN gelombang keberapa, aku hanya memandang mereka sambil menunggu kedatangan Pak Fadel.

Sekitar lima belas menit menunggu akhirnya rombongan pak fadel tiba. Setelah sebelumnya aku ditemani oleh salah seorang senior angkatan 96 serta ain (sekum kosmik saat ini) yang sudah pergi lagi. Ain juga sempat mengabarkan bahwa Ibundanya Irwan (ketua korps saat ini) saat ini sedang sakit dan dirawat di ruangan "anggrek" rumah sakit Jaury.



Sabtu, 21 Februari 2009

lenggak lenggok makassar

lenggak lenggok makassar...
geliatnya sudah mirip ibukota, malam minggu semakin rame, ABG dengan tanktop dan hotpants di depan warnet hilir mudik
sementara di jalan raya depan pintu satu, motor-motor dipacu dengan kecepatan diatas normal, biasanya terdiri dari 3 atau 4 motor saling mendahului demi satu nama gengsi
tidak berapa lama polisi berdatangan, dan arena itu pun bubar.
seiring hujan yang ikut turun, penonton juga ikut pulang

itu dari sudut sini
entah dari sudut yang lain
dan aku pun tenggelam kembali
di dunia maya ini








Jumat, 13 Februari 2009

Merindukanmu....(ranes)

Hari ini kau tiba-tiba hadir di depan pintu xtranet, memanggilku
Aku terhenti sejenak, tidak dapat merasakan apa-apa
kemudian tersadar kembali
Setelah beberaba bulan lamanya tidak bersua
Bukan karena apa
Aku hanya mencoba tuk mengerti...
Mengerti, dan menghormati pilihanmu
Untuk pergi dari kebersamaan kita
Pergi bersamanya

Tapi meskipun begitu
aku begitu merindukanmu
masih... dan selalu...