Kamis, 26 November 2009

Starting....

at GP 1st day (senin 23 november 2009

Membuka lembaran baru ini terasa aneh, bingung bercampur menjadi satu entah kenapa. Ritme kerja yang cepat sebenarnya sudah menjadi hal biasa, tetapi disini aku menemukannya dalam kondisi yang berbeda.

Jika kau bertanya bagaimana cara memulai sesuatu, maka tentu aku tak tahu jawabannya. Yang pasti jika kita tidak segera memulainya, maka sampai kapan kita akan menunggu ? .
Kukatakan ini padamu, kawan... karena sesuatu yang tidak pernah dimulai, tidak akan pernah selesai.

Ini bukan tentan siapa kita, atau seberapa hebat kita. Ini tentang apa yang bisa kau berikan hari ini (seorang redaktur hebat, haris maku). Jika kau tak tahu apa yang akan dilakukan hari ini, belajarlah kembali. Aku teringat kembali penggalan kalimat di tas kain milik dwi, bahwa setiap tempat adalah sekolah dan semua orang adalah guru.

Jika Suatu hari kebosanan mulai menyergapmu, maka yakinlah dan pastikan kau mampu untuk berubah dan menjadi semakin baik tiap harinya.

Dia ada disana kawan... menanti tatapan kasihmu
dalam diam dan harap
trust me.....

Selasa, 24 November 2009

Karena cinta pasti ada

Kalau ada kebetulan, maka biarlah dia yang menyatukan segala. Entah itu disadari atau tidak, suka ataupun benci. Jika suatu hari kita mencari sesuatu dari masa lalu, dan kalau kau suka menyebutnya : "kebetulan" kau menemukannya di masa depan, maka itu adalah hadiah untukmu. Karena jalan yang kau tempuh dengan berusaha mencarinya di masa kini adalah perjuangan.

Kepastian adalah kebetulan yang berlipat ganda dan tak ragu, maka alangkah bersedihnya kepastian itu jika kau sendiri mengingkarinya disebabkan ketakutan yang tak beralasan dari dirimu.

Karena cinta adalah kepastian, maka tolong jangan takut untuk memastikannya apalagi mengingkarinya. Aku tahu cintamu ada, dan pasti akan mengalir, Entah untuk dia yang berwujud diam atau psikopat. Kau pasti bisa memastikannya.

Minggu, 22 November 2009

Terus belajar

Ternyata tidak mudah mengumpulkan kembali kenangan kenangan yang ada. Rasa bosan selalu menyapa di awal. Dan satu satunya jalan mengatasinya adalah bergerak. Entah itu akan mengarah kemana, terserahlah...

Pastinya, di titik kita berada sekarang adalah menjadi nasib masa lalu dan kenangan di masa depan nanti. Tentunya melakukan hal yang terbaik adalah penentu bagi diri kita dan semoga bisa bermanfaat bagi orang orang disekitar tanpa disadari atau tidak.

Maka kembali belajar bagiku saat ini mengenai segala yang pernah kudapati di kampus merah dan menerapkannya untuk bertumpu pada kaki ini, semoga bisa mengiringi kejenuhan yang kadang timbul.

Tidak ada salahnya mencoba sesuatu yang baru dalam hidup, apalagi untuk hal lama yang mengiringi perjalanan masa lalu kita. Selama kita terus belajar, maka tidak ada kata bosan dalam menjalani hidup.

Dan tak lupa, sambil diiringi kata usang yang tak habis di makan waktu : "SEMANGAT..!!!"

Senin, 16 November 2009

You always have him....

Sebenarnya yang membuat sesuatu itu berarti adalah karena sesuatu yang lain. Sesuatu yang lain menginginkannya bukan karena ingin memilikinya, tetapi karena ingin membagi yang dimilikinya.
Maka kukatakan ini padamu karena seseorang di luar sana ingin berbagi waktunya dengan mu.
Tapi sepertinya waktu ini selalu terasa panjang atau karena kau pura pura tidak menyadarinya ataukah engkau takut akan masa lalu mu atau tentang rencanamu beberapa tahun mendatang bisa terhalang (tenang saja, untuk rencanamu yang ini, aku tak akan ingkar janji, aku akan datang menyanyikannya untukmu, untuk kalian berdua)
Bisa jadi ini hanya soal waktu, yang jelas menunggu baginya tidak akan menjadi kebosanan, entah itu sampai kapan.
Kau bisa menemuinya kapan saja
karena you always have him...

hahaha... maaf aku kehabisan akal untuk membujukmu
semoga kau sadar... mulai sekarang

Rabu, 07 Oktober 2009

Setitik kasih di rumah sakit

Yang ada sore itu hanyalah canda
Meski dalam balutan selang infus dan selimut
Serta bau khas obat-obatan dan makanan
Rahma tertawa, ayah ibunya juga, kami pun ikut tertawa, tak ketinggalan Opi dalam senyuman khasnya
Turut pula pasangan "sasmita" di rombongan yang datang belakangan
Kalau ada kesempatan seperti itu di lain waktu, kuharap tidak berhenti sampai disini
Kami selalu mendoakanmu....
Semoga cepat sembuh

Selasa, 06 Oktober 2009

yang pernah terjadi di tamalanrea

Ada masa ketika kita mulai mengingat yang sudah sudah
Pernah ada Naga disini yang meniupkan semangat dalam nafas mereka. Entah itu dalam canda dan atau amuk marah. Tetapi aku tahu seperti apa maksud mereka.
Pernah ada pelangi, sinar mentari, hujan, angin bahkan petir yang menemani mengusir sepi dan rasa sendiri serta membuat kita merasa muda kembali. Aku mengenalnya sebagai Keluarga cuaca, sampai kini mereka masih mengiringi iklim tamalanrea yang kadang bersahabat dan kadang tidak ini.
Pernah pula ada gerombolan putus asa yang menepi disini. Belajar memaknai kelebihan diri mereka masing masing hingga membuktikan bahwa dirinya mampu untuk tidak putus asa.

Kini naga itu terbang dan berenang memeluk segala mimpi mimpi dalam jalur yang berbeda
Hari ini pelangi itu sedikit perih, menahan sakit yang menggerogoti tubuhnya, tapi tidak untuk semangatnya
Saat ini rasa putus asa perlahan sirna berganti semangat baru

Semua itu ada disini, di tamalanrea
Semoga tetap seperti itu

Jumat, 02 Oktober 2009

Beberapa hal disekitarmu

Kukatakan padamu tentang bintang
sinarnya selalu lebih redup dari benda langit lainnya
tapi sebenarnya memiliki bentuk yang sangat besar
Kukatakan padamu tentang matahari
yang selalu menyinari bumi memberi denyut kehidupan disini
darinya kau akan tahu betapa menyenangkan untuk selalu memberi
makanya ada lagu "kasih ibu" tercipta
Kukatakan padamu tentang bulan
yang tak bosan menemani dalam kegelapan
Indahnya menjadi perumpamaan bagi janda dan perawan
untuk menatapnya, kita tak bosan bosan

Hari ini kau sedikit kesal
maka Kukatakan padamu tentang memaafkan
memaafkan itu seperti mandi
yang melunturkan segala penat karena dendam, benci dan kesal
yang membuatmu lebih segar setelahnya
karena jangan salahkan aku kalau menutup hidung jika kau tidak melakukannya

Suatu hari kau bercerita tentang anti kemapanan, revolusi, dan minoritas
Lebih tepatnya kau bertanya
Maka baiknya mungkin berjalanlah dulu
Pasti akan kau dapati nanti dalam jalanmu sendiri
Jangan berjalan dibelakangku
Karena Aku tak pantas untuk kau ikuti

Tapi jika kau ingin bercerita tentang Kosmik
maka Kosmik itu adalah cinta
dan cinta itu adalah kau, teman-temanmu, kakak-kakakmu, kakaknya kakakmu, adik-adikmu kelak, adiknya adik adikmu, atau bahkan mungkin anak anakmu nanti
Hari ini raga kita mungkin akan berjumpa
Tetapi entah untuk esok atau lusa
Terserah kau mau memaknainya seperti apa
Lewat lambaian tangan ketika kita bertemu
Atau panggilan nama jika wajah kita beradu
Dalam genggaman tangan bahkan rangkulan dan pelukan
Itu terserah....

Yang pasti jika suatu hari kita berpisah
tak ada yang kuharapkan selain rasa cinta ini tetap ada
bukan "masih ada"... tetapi, "selalu ada"



Rabu, 30 September 2009

Rasakanlah bersama

Jika ingin bahagia maka bagilah kebahagiaan itu
Karena kesusahan yang dialami sendiri akan terasa lebih berat dari biasanya
Jadikan itu menjadi hal bersama...
Aku mendengar ini dari suara olivia ong
Ringan dan bersahabat
Berbagi... kesedihanmu..kesedihanku...Bahagiamu....bahagiaku...

"Make it mutual"

In this nice cool breeze.
Yes I am all at ease.
When I gush.
And this sweet feeling comes to me.
Can't deny, can't lie, can't really face the truth.
And I wonder if you're feeling the same way too

Senin, 28 September 2009

Kembalinya Sang Naga

Hawa panas hari ini sedikit lebih terasa dari biasanya di tamalanrea
Aku tahu itu bukan karena terik matahari
Ada Naga yang kembali
Kiranya Dia terpanggil untuk sekedar menjenguk sarangnya
Aku ingat ketika dia datang disini pertama kali
Bersamanya ada cinta yang menyelimuti
Dan ketika dia memutuskan untuk pergi
Maka cinta jua lah yang tertinggal
Kini ketika Naga itu kembali
Kuharap dia tidak membawa pergi cinta yang pernah ditinggalkannya disini
Sekarang dan selamanya...

sayup sayup salah satu naga itu sempat bersenandung : "but even so... i love you anyway...no matter how things have gone...."
kami (dodi, himas, dan uci hanya tersenyum sambil memanjatkan harapan harapan)

Sabtu, 26 September 2009

Menggantikan september

Menapaki hari ke 26 di bulan ini banyak sudah mimpi yang sedikit tercapai.
Ada saat kita perlu mengantarkan ketegaran pada sedikit kesedihan
Karena air mata tidak selalu berarti kelemahan
Ada saat kita menangis agar kita kuat

Kerinduan pernah hadir disini
Menemani kehadiran gadis berjilbab di senja yang remang
Mengiringi pertemuan di puncak indah waktu itu
Menahan haru ketika sahabatmu hanya bisa puas berlebaran di perjalanan
Mengantar kepulanganmu dalam putaran roda sepeda mungilmu
Memandangi codet di dahi indah wajah selembut salju itu

Tinggal 4 hari lagi september akan berganti. Aku teringat Bulan penggantinya nanti pernah menjadi kesyahduan bagi seorang teman. Dia mengatakannya setahun yang lalu, walau kini telah dihapusnya secara total atas nama sisi lain dirinya yang selalu hadir.

Kata teman yang lain, kau harus pergi agar rindu sudi untuk datang
Seperti Matanya yang rindu akan kacanya, agar indahnya dunia dapat dia nikmati seutuhnya
Dan sepertinya....
aku menyetujuinya