Senin, 17 November 2008

Greget DEWIQ, dari "Sunny" yang "pernah muda" hingga "50 tahun"

Pancaran sinar memang lebih besar dan terang daripada sumber sinar itu sendiri. Senter mungkin menjadi salah satu alat yang seperti itu. Seperti halnya senter, dalam dunia musik, aku mengenal satu sosok pencipta lagu dengan nama DewiQ.

Beberapa waktu lalu lagu-lagu “aneh” seperti “Sunny” telah akrab di telinga orang. Aku masih ingat salah satu artikel kompas pernah menyebut lagu itu termasuk dalam beberapa deretan lagu yang abadi di telinga pendengar mungkin sampai puluhan tahun yang akan datang.

Sama seperti lagu-lagu yang diciptakannya, nama DewiQ yang dipilih oleh Cynthia Dewi Bayu Wardhani ini pun terdengar unik. Wanita yang menjadi istri dari ipank salah satu mantan personel Slank ini merupakan putri kelahiran Ujung Pandang 15 Juni 1975. boleh lah aku berbangga diri pernah menjejakkan kaki di tanah kelahirnya.

Kekuatan Sang dewiQ menurutku adalah bagaimana dia bisa membangun karakter yang kuat pada orang yang menyanyikannya sehingga dengan sendirinya sosok sang penyanyi itu sendiri bisa kuat melekat di ingatan para pendengar tanpa mengilangkan jiwa DewiQ dalam lagu itu. Tengoklah lagu “temui aku” yang pernah di nyanyikan oleh audy sehingga melambungkan nama audy beberapa waktu lalu. Lagu tentang cinta sebenarnya yang kadang tidak menyebut kata “cinta” di dalam lagunya, ini merupakan kekhas-an DewiQ berikutnya. Lalu ada “50 tahun” yang dibawakan oleh warna, kembali menegaskan tekad dan perjuangan menegakkan cinta, dulu aku mengira ini adalah lagu perjuangan.

Kita juga tidak akan lupa pada lagu “OK” yang dibawakan dengan gaya centil oleh duo Tika dan tiwi afi. Ada juga “jenuh” oleh rio febrian dan “Bukan Permainan” melalui suara gita gutawa serta “Cinta di Ujung Jalan” dalam suara favoritku, Agnes Monica.

Bunga citra lestari yang pernah melambung namanya melalui “sunny”, kini baru beberapa waktu setelah melepas masa lajangnya dengan pangeran dari negeri seberang pun telah meluncurkan album terbarunya yang bertajuk “tentang aku”. Nah salah satu karya “aneh” DewiQ kembali dibawakan yang berjudul “pernah muda”. Lagu ini berkisah tentang calon mertua. Aku mengatakan sekali lagi disini, lihatlah karakter bunga yang dibangun dewiQ (apalagi kalau dikaitkan dengan pernikahannya yang baru-baru ini).

Bilang papa mu
Ku takkan buat kau berubah menjadi anak yang nakal
Bilang mama mu
Ku cinta padamu dan aku tak pernah main main

Reff :
Biarkanlah saja dulu kita jalan berdua
Mereka pun pernah muda... pernah muda...

Bilang papa mu berhenti urusin semua urusan kau dan aku
Bilang mama mu tak perlu kuatir atau pun curiga kepadaku

Biarkanlah saja dulu kita jalan berdua
Mereka pun pernah muda...
Saatnya kau dan aku sekarang

Namun seperti senter diatas tadi, DewiQ tidak terlalu terkenal seperti sinar yang dipancarkannya. Tetapi disinilah sekali lagi kekuatan seorang DewiQ, tak pernah berhenti untuk Terus Berkarya.



Tidak ada komentar: